Upacara bendera tersebut dipimpin oleh Santri Ridho Zaidan Syahni, sedangkan pengibar bendera adalah santri Muhammad Raja Alfatih Hasibuan, Kaisar Alqi Ghufron dan Nadhif Akram Nasution. Pembina upacara bendera ini adalah Pimpinan Pesantren, yaitu Alhafizh Muhammad Ibrahim Lubis, S.H., M.M.
Dalam amanatnya, pembina upacara menaruh harapan besar agar para santri dapat berperan besar dalam mengisi upaya pembangunan bangsa dan negara, seperti halnya para pendiri bangsa ini yang banyak berasal dari kalangan santri. Begitu juga dengan para penemu dan kalangan berpengaruh dunia yang banyak dari kalangan santri, semisal Ibnu sina atau yang lebih dikenal dengan sebutan avicena, ibnu Rusdi atau yang lebih dikenal dengan nama averroes. Pembina berharap agar nantinya akan muncul para penghapal Qur'an akan menjadi teknokrat, penghapal Qur'an yang politikus, penghapal Qur'an yang ahli ekonomi. Sehingga nantinya, pekerjaan-pekerjaan yang akan membawa perubahan di dunia, akan didasari oleh nilai-nilai qur'ani yang bernilai tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar